Senin, 21 Januari 2013

Faktor Biologi


Oleh: dr. Ikhwan Muhammad

Gambar 1. Biohazard
Bahaya faktor biologi atau biological hazard (biohazard) didefinisikan sebagai agen infeksius atau produk yang dihasilkan agen tersebut yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Sedangkan agen faktor biologi atau biological agent didefinisikan sebagai mikroorganisme, kultur sel, atau endoparasit manusia, termasuk yang sudah dimodifikasi secara genetic, yang dapat menyebabkan infeksi, reaksi alergi, atau menyebabkan bahaya dalam bentuk lain yang mengganggu kesehatan manusia. 

Biohazard dapat berefek pada manusia melalui kontak langsung dengan biological agent (e.g gigitan ular berbisa) atau lewat penularan melalui agen perantara. Beberapa penyakit seperti Toxoplasmosis dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung. 

Klasifikasi biohazard 

Klasifikasi berdasarkan tipe agen 

Berdasarkan definisi biological agent, bahaya faktor biologi dapat diklasifikasikan menjadi: 
  1. Agen infeksius 
  2. Tumbuhan dan produknya 
  3. Hewan dan produknya 
Klasifikasi berdasarkan mode transmisi 

Pengetahuan tentang bagaimana biohazard menular sangat penting untuk memutus rantai infeksi. Berdasarkan prosesnya, transmisi dari biohazard dapat dibedakan menjadi: 
  1. Langsung, dimana infkesi terjadi akibat kontak fisik dengan orang yang terinfeksi 
  2. Tidak langsung, dimana infeksi terjadi akibat kontak dengan bahan atau benda yang terkontaminasi (e.g. permukaan, makanan, udara) 
Hubungan biohazard dengan pekerjaan 

Para pekerja dapat mengalami kontak dengan biohazard dalam beberapa macam keadaan: 
  1. Intrinsik pada pekerjaan tertentu; e.g. pekerja konstruksi pada fasilitas pengolahan limbah beresiko terpapar infeksi bakteri) 
  2. Insidental pada saat bekerja (bukan bagian dari aktivitas pekerjaan); e.g. pekerja yang menderita penyakit akibat mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi. 
  3. Terjadi pada bagian tertentu dari pekerjaan; e.g. pekerja yang berpergian dari atau ke tempat endemic penyakit tertentu 
  4. Tidak spesifik untuk pekerjaan; e.g. bakteri Legionella dapat tersebar dengan mudah di air dan tanah sehingga dapat menginfeksi beberapa macam pekerjaan, seperti petugas maintenance sistem pengairan dan pekerja kantoran dengan air-conditioner
Berikut adalah tipe pekerjaan yang beresiko tinggi terpapar biohazard 
  1. Pekerja lapangan (outdoor)
  2. Pekerja yang pekerjaannya berhubungan dengan hewan 
  3. Pekerja yang terpapar darah atau cairan tubuh manusia
  4. Pekerja yang bekerja di lingkungan kerja tertentu

Referensi

Newman-Martin, G. (2012). Biological Hazards. In HaSPA (Health and Safety Professionals Alliance), The Core Body of Knowledge for Generalist OHS Professionals. Tullamarine, VIC. Safety Institute of Australia


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...